Jumat, 25 April 2014

suara yang terdiam

1.      akhirnya kita telah memiliki jalan yang berbeda.
melangkah di jalan yang sangat berbeda.
Mulai meninggalkan semua memori indah kemarin.
Dan saling melupakan satu sama lain.
Kau yang selalu terluka, dan selalu ada di sampingku.
Bagaimana aku mampu untuk memaafkan diriku.
Sedangkan setiap hari, luka itu di peluk oleh sepi.
menjerit-jerit dalam kehampaan.
Mungkinkah ini yang namanya jatuh cinta.
Jatuh cinta namun seperti mau mati.
membuatmu merasakan semuanya dalam kesendirian.
Itu adalah kesalahan terbesar dalam hidupku.
Seperti apapun sakitnya rasa itu.
Aku rindu sangat merindukanmu.
Aku tak mampu menahannya lagi.
Untuk yang satu ini.
Aku menangis.
Menangisimu saat tak ada seorangpun di sekitarku.
Jangan lupakan aku.
kumohon jangan pernah lupakan aku.
Aku yang pernah ada di sisimu.
Karena aku selalu menyayangimu.
Dapatkah kau dengarkan aku.
Itulah suara hatiku yang terdiam.
Meskipun kau tak ada di sampingku.
Itu bukanlah sebuah perpisahan.
Karena takdirmu, takdir yang kau pilih.
Akan mempertemukan kita kembali.
Aku akan menunggumu selamanya.
Bahkan jika kau telah melupakanku. 
Karena cinta.
Cinta yang ku punya untukmu.
Airmatamu,sepimu. Akan ku bawa mereka bersamaku.
Jangan menangis.
Ku mohon jangan menangis lagi.
Bahkan jika dunia membencimu.
Aku mencintaimu!
Dapatkah kau dengarkan suara itu.
itulah suara emas di dalam sunyiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar