Senin, 09 Juni 2014

tempatku dan tempatmu

aku akan selalu menjadi tempatmu untuk membagi semua luka. hanya itu hal terbaik yang bisa kulakukan nantinya. walau jariku tak dapat menyentuhmu. aku masih bisa menatapmu dari kejauhan. berbicara seperti biasa di batasi dinding yang tak terlihat. jarak yang kau buat untuk menjadi pemisah di antara kita berdua. kau bukan lagi orang yang sama. dan aku juga bukan orang yang sama.
dan jika aku tak bisa menyentuhmu dan kedua mata itu. yang selalu terlihat lemah menatap dunia. yang selalu menangis di kala sepi menyapamu. yang selalu lelah menghadapi sebuah kebohongan. kumohon biarkan aku orang yang bodoh ini. menjadi hujan untukmu. hujan yang menghapus lukamu. hujan yang selalu menangis bersamamu. ditiap tetesannya ada airmataku. menjadi tempatmu untuk menangis.
hati ini terlalu kuat. untuk selalu terlihat bodoh di hadapanmu. untuk selalu terlihat lemah di matamu. untuk selalu berbohong padamu. karena aku tak memiliki alasan untuk terlihat kuat di matamu. haruskah ku perlihatkan jarak di antara kita. yang menyebabkan aku tak mampu meraih tanganmu.
semua hal tentangmu. selalu menyisakan kenangan yang menyakitiku. sekuat apapun diriku. aku tak mampu menghapus semua itu. hanya dengan sebuah senyuman aku bisa menjauhimu.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar