Jumat, 10 Februari 2017

kau dan senja



wahai senja yang dilukiskan oleh kesedihan di relung hati.
coba sejenak saja berceritalah dengan airmata yang tumpah dijejak langkah kaki ini.
tanyakan kabarnya disana, sudahkah hilang aku dari ingatannya..
ataukah masih tersisa sedikit yang membuatnya luka.

dialah wanita dengan bekas airmata dikedua pipi.
akibat terlalu lama menangis sendirian.
tak lelah ku pandangi wajahnya tersenyum kepada orang lain.
dia pintar dalam mengurung kesedihan, untuk dinikmati sendirian.


terlalu kejam dipandang kalau ku sampaikan kerinduan ini.
aku hanya mencoba mengobati lukanya.
hanya saja kata ku tak sampai untuk meraihnya.
yang tenggelam disamudra kesedihan.

kabarmu yang disampaikan angin malam.
menenangkan hati dan menghancurkannya sekalisgus.
berbungkuskan rindu dan sedikit kesedihan.
ingin sekali ku usap airmata dipipimu itu.